Jakarta, Bimas Islam - - Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi menerima kunjungan Ketua Darul Fatwa Australia, Dr. Syekh Salim Alwan Al-Husaini. Dalam pertemuan yang dilakukan di Kantor Kemenag Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4 Jakarta, kedua belah pihak membicarakan rencana pengarusutamaan Moderasi Beragama.
Buya Zainut, sapaan akrab Wakil Menteri Agama, mengatakan bahwa Kemenag sebagai rumah bagi seluruh umat beragama sangat terbuka untuk bekerja sama terkait diseminasi moderasi beragama ke seluruh masyarakat di dunia.
“Indonesia dan Australia memiliki kesamaan pandangan dalam memahami moderasi beragama sebagai upaya mendamaikan seluruh masyarakat,” ujar Buya Zainut di Jakarta, Rabu (02/11).
Sementara itu, Syekh Salim menyatakan, kerja sama dengan Kemenag dapat bermanfaat bagi masyarakat muslim Australia dan kehidupan keberagamaan di Negeri Kangguru.
“Semoga kerja sama ini dapat menjaga generasi muda Australia dari aliran dan paham keagamaan bermasalah, sehingga melahirkan generasi muda yang moderat,” ujar Syekh Salim.
Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Ahmad Zayadi dan Koordinator Kerjasama Luar Negeri Kemenag, Khoirul Huda Basyir. Zayadi menambahkan, kerja sama antara Kemenag dengan Darul Fatwa Australia terlahir karena persamaan persepsi tentang pentingnya pengarusutamaan moderasi beragama.
“Ada pengalaman yang sama antara Indonesia dan Australia dalam memerangi paham keagamaan bermasalah, sehingga perlu untuk memperkuat moderasi beragama,” ujar Zayadi.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



