Yogyakarta, Bimas Islam --- Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sigit Warsita secara resmi membuka Penjurian Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) Tingkat Provinsi di Yogyakarta, Kamis (23/6/22). Sigit berharap, film pendek islami mampu menghadirkan Islam di tengah kehidupan masyarakat.
"Mudah-mudahan ada andil bagi pendakwah melalui film pendek sehingga kehadiran Islam benar-benar dirasakan sebagai rahmatan lil ‘alamin,” harap Sigit.
Islam sebagai pembawa kasih sayang bagi semesta alam, lanjut Sigit, diwujudkan dengan pengamalan Islam yang moderat, toleransi, dan damai. "Kita tampilkan dan syiarkan Islam moderat melalui film pendek karya peserta," terangnya.
Hadir Analis Kebijakan pada Seksi Siaran Keagamaan Islam Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag, Nur Kumala Dewi dan Pamong Budaya Ahli Muda pada Seksi Seni Budaya Islam, Musabaqah Al-Qur’an dan Al-Hadits Kanwil Kemenag DIY, Uswatun Hasanah.
Sigit berencana menggerakkan keluarga besar Kemenag DIY untuk menonton film pendek Islami yang diikutkan dalam KFPI. Katanya, hal ini merupakan cara menyosialisasikan Moderasi Beragama dan syiar Islam yang terkandung dalam muatan film.
“Siswa madrasah, santri pondok pesantren atau penyuluh dapat menikmati film-film yang dilombakan," tegasnya.
KFPI DIY diikuti 28 peserta. Namun, hanya 21 peserta yang layak mendapatkan penilaian. Sebanyak 7 peserta diskualifikasi lantaran durasi film tidak sesuai aturan yang ditetapkan panitia.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



