Yogyakarta, Bimas Islam --- Berkembangnya teknologi informasi yang semakin pesat saat, akan menjadi persoalan secara substansial di tengah masyarakat Islam jika tidak diisi dengan hal-hal keagamaan.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) M Wahib Jamil, saat memberikan sambutan mewakili Kepala Kanwil Kemenag DIY pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Perpustakaan Lembaga Islam di Masa Pandemi Covid-19, di Hotel Sahid Yogyakarta, Rabu, (7/4).
“Kami memiliki ekpsektasi adanya bimtek perpustakaan ini, akan mampu menghidupkan nilai-nilai keislaman di ruang publik, dan akan memberikan satu solusi kemudahan bagaiamana menghadapi persoalan yang terjadi di masyarakat seiring dengan kemajuan teknologi,” katanya.
Menurut Wahib, kepustakaan Islam jika berhasil dikelola dan dimasifkan kembali, maka akan mampu menghidupkan nilai keislaman di ruang publik. Dan akan membentuk mindset, masyarakat akan memiliki pandangan persoalan keislaman di dalam salah satu komunitas tertentu, dalam hal ini terkait perpustkaan Islam.
“Misalnya ketika kita berbicara Jawa Timur, tentu mindset kita akan tertuju pada masyarakat yang lekat dengan Organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU), lalu di Yogyakarta kental dengan Organisasi Islam Muhammadiyah,” paparnya.
Contoh lain, kata Wahib, munculnya Islamophobia, jadi kalau ada persoalan terkait radikalisme, banyak orang bertanya kenapa harus dikaitkan dengan Islam, tidak dengan agama yang lainnya.
“Hal ini sebenarnya sebuah nilai keislaman di ruang publik yang membentuk mindset masyarakat dalam mencintai agamanya melebihi dari segalanya, dan menafikan persoalan yang lain, padahal seharusnya tidak seperti itu,” paparnya.
Acara yang digelar oleh Subdit Kepustakaan Islam Direktorat Urais Binsyar Kemenag itu dihadiri oleh 42 peserta terdiri dari unsur Kemenag Pusat, Kemenag Provinsi dan Kabupaten, Perpustakaan Masjid dan Ormas Islam.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



