Jakarta, Bimas Islam - - Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mendorong Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) untuk menyajikan konten Al-Qur’an di media sosial. Menurutnya, LPTQ memiliki andil besar dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an di Indonesia.
“LPTQ berperan penting dan strategis dalam mendorong, meningkatkan semangat umat Islam untuk membaca, mendalami, menghayati, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur'an,” kata Dirjen saat membuka Rakornas LPTQ 2022 di Jakarta, Rabu (23/11)
Kamaruddin mengajak jajaran LPTQ untuk memaksimalkan media sosial agar masyarakat semakin mendapat manfaat. Menurutnya, lantunan Al-Qur’an sejatinya dapat dinikmati sekaligus menyentuh spiritual seseorang.
“Kenapa Al-Qur’an yang dapat menyentuh spiritual kita tidak diminati? Apa yang dapat kita lakukan agar para pecinta Al-Qur'an dapat menginspirasi di masa yang akan datang. Anak-anak kita harus disajikan konten yang baik tanpa mencari,” ujarnya.
“Semua LPTQ harus memproduksi konten mengaji, walau sederhana tapi kalau massif di berbagai platform digital maka anak-anak kita akan mencintai Al-Qur’an,” lanjut Kamaruddin.
Selain itu, Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini juga menyoroti angka buta huruf Al-Qur’an yang masih menjadi tantangan. Padahal, menurutnya, Indonesia memiliki SDM yang sangat luar biasa.
“Potensi SDM kita sangat luar biasa, sayangnya mereka belum kita optimalkan potensinya. Selama ini kita biarkan mereka berjalan sendiri, mulai saat ini bantu mereka agar lebih produktif,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



