Makassar, Bimas Islam --- Penghulu tidak hanya bertugas mencatat peristiwa nikah dan rujuk. Penghulu diharapkan terus meningkatkan kompetensi guna merespons dinamika di tengah masyarakat.
Demikian disampaikan Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin dalam Bimtek Peningkatan Kualitas Pencatatan Nikah Berbasis Moderasi Beragama di Hotel Rinra, Makassar, Kamis (11/8/22). "Ikuti perkembangan yang terjadi di masyarakat sehingga Penghulu bisa memberikan respons bermutu dan layanan berkualitas," ungkap Dirjen.
Guna mengoptimalkan peran ini, Dirjen mendorong Penghulu untuk tidak berhenti membaca dan melakukan akumulasi intelektualitas. "Penghulu tidak boleh berhenti membaca, tidak boleh berhenti melakukan akumulasi intelektual. Belajar terus. Membaca terus. Membaca buku dan literatur," tambah Dirjen.
Tidak hanya membaca buku dan literatur, Dirjen mendorong Penghulu terus membaca realitas masyarakat. Penghulu diharapkan terlibat aktif dalam menyelesaikan dinamika yang terjadi di wilayah masing-masing.
"Kita juga harus membaca dinamika masyarakat. Apa yang terjadi, isu apa yang berkembang. Jika mampu merespons dinamika masyarakat, Penghulu akan menjadi idola di tingkat kecamatan baik di kalangan bapak-bapak, ibu-ibu, dan anak muda," tegasnya.
Kualitas Penghulu, tandas Dirjen, merupakan salah satu upaya fundamental untuk meningkatkan kualitas KUA. "Mari bersama wujudkan perubahan fundamental di KUA dengan terus meningkatkan kualitas Penghulu," pungkas Guru Besar Ilmu Hadis UIN Alauddin Makassar ini.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



