Badung, Bimas Islam --- Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag, M. Adib memberikan motivasi meningkatkan level kepemimpinan di masyarakat kepada 60 Penghulu Ahli Madya dari 19 provinsi. Pria yang akrab disapa Gus Adib ini menjelaskan adanya lima level kepemimpinan.
"Pertama, pemimpin karena posisi. Dia menjadi pemimpin sebagai dampak dari terbitnya surat keputusan. Di surat disebutkan, dia dipandang cakap dan mampu, kemudian apabila terdapat kekeliruan dalam penetapan maka bisa dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya," ungkap Gus Adib di Hotel Aston Kuta, Badung, Kamis (28/7/22) malam.
Dalam Temu Penghulu Ahli Madya di Bali ini, Gus Adib menambahkan, level kepemimpinan kedua adalah kepribadian. "Dia menjadi pemimpin karena kepribadian. Ia merupakan pemimpin yang memiliki hubungan baik dengan semua orang, ramah, perhatian, kasih sayang, dan rela berkorban," tambahnya.
Pada level ketiga, urai Gus Adib, seseorang menjadi pemimpin karena produktivitasnya. Ia melaksanakan amanat, mandat, tanggung jawab, dan menunjukkan hasil kerja. "Keempat, seseorang menjadi pemimpin karena mampu mengembangkan orang lain. Siapa yang dia pimpin akan bertambah pengalaman, keterampilan, dan wawasannya sehingga orang yang mengikutinya akan menjadi pemimpin pula di kemudian hari," tegas Gus Adib.
Pada level puncak, seorang diangkat sebagai pemimpin karena memiliki warisan kebaikan yang abadi (legacy). Pemimpin di level ini, jelas Gus Adib, seperti Nabi Muhammad dan sederet nama pemimpin bangsa.
"Puncaknya adalah leadership by pinnacle (Puncak). Warisan kebaikannya terlalu banyak. Ia meninggalkan banyak warisan kebaikan. Usia kebaikannya lebih panjang dibanding usia biologisnya. Setelah wafatnya masih dikenang dan diikuti. Di negeri ini, kita memiliki Bung Karno, Habibie, dan Gus Dur," pungkas Gus Adib dalam acara yang dihadiri Kasubdit Bina Kepenghuluan, Anwar Sa'adi, dan Koordinator Fungsi Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum Ditjen Bimas Islam, Andi Hukmah.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



