Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Tarmizi Tohor mendorong seluruh amil untuk mengikuti vaksinasi. Direktur mengatakan, sebagai profesi lapangan yang sering bertemu dengan orang banyak, membuat amil memiliki risiko besar terpapar Covid-19.
“Saya berharap kepada lembaga pengelola zakat untuk melakukan vaksinasi bagi amil zakat untuk meminimalisir potensi terpapar Covid-19,” katanya di Jakarta, saat dihubungi via pesan Whatsapp, Rabu (4/8).
Direktur menjelaskan, menurut data Satgas Covid 19 Forum Zakat (FOZ) per 30 Juli 2021, ada 776 amil terpapar Covid-19, 620 amil sembuh, dan 17 amil meninggal.
“Jangan sampai menunggu jumlah yang terpapar dan meninggal bertambah, baru langsung melaksanakan vaksin,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum FOZ Bambang Suherman mengatakan, beberapa FOZ di tingkat provinsi dan kabupaten/kota menginisiasi kerjasama dengan pemerintah daerah untuk memberikan layanan vaksinasi bagi amil zakat.
“Mudah-mudahan dengan semakin luasnya kampanye vaksinasi dan pembukaan akses yang mudah oleh pemerintah akan mendorong banyaknya amil zakat yang divaksinasi.”
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



