Samarinda, Bimas Islam --- Subdit Dakwah dan Hari Besar Islam (HBI) Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Dakwah Khusus selama tiga hari, Kamis-Sabtu (16-18/6) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Kepala Subdit Dakwah dan Hari Besar Islam (HBI), Lubenah mengatakan, kegiatan tersebut menggandeng perusahaan aplikasi (Startup)Muslimlife sebagai inovasi metode dakwah masa kini.
“Berdakwah adalah tugas kita bersama sebagai umat Islam, akan tetapi dakwah membutuhkan metode, membutuhkan cara, dan harus menyesuaikan zaman,” ujar Lubenah, Kamis (16/6/22) malam.
Dakwah tidak hanya dilakukan dengan cara berceramah atau berpidato semata. Sebab menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin pesat, mengharuskan pendakwah beradaptasi dan berinovasi.
“Oleh karena itu kami menghadirkan narasumber dari Starup Muslimlife untuk membagikan pengalamannya kepada para calon-calon pendakwah, khususnya di Kalimantan Timur,” jelasnya.
Lubenah menjelaskan, Muslimlife merupakan aplikasi keislaman yang berdiri sejak 2018. Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur dakwah yang bisa menjadi media dakwah masa kini.
“Kami berharap dan berkomitmen untuk terus mengembangkan dan melahirkan pendakwah-pendakwah yang tidak hanya cakap secara keagamaan, tapi juga cakap digital,” imbunya.
Sebagai informasi, acara tersebut diikuti oleh 65 peserta dari unsur Penyuluh Agama Islam, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda, dan perwakilan dari Organisasi Masyarakat Islam.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



