Cirebon, Bimas Islam -- Kementerian Agama melalui Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Bidang Urais dan Binsyar bagi Kepala KUA Revitalisasi Wilayah Sumatra Barat, Jawa Barat, dan Jawa Timur di Cirebon, Kamis-Sabtu (13-15/7/2023).
Kegiatan tersebut digelar untuk memberi pemahaman dan penguatan bagi KUA revitalisasi dalam meningkatkan layanan keagamaan di wilayah kerjanya.
“KUA adalah wajah Kementerian Agama di kecamatan. Ketika wajah itu menarik, maka masyarakat akan melirik. Karenanya, KUA perlu dipercantik, salah satunya melalui pelayanan Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah,” demikian disampaikan Direktur Urais dan Binsyar, Adib, Kamis (13/7/2023).
Menurut Adib, optimalisasi pelayanan keagamaan di KUA akan sejalan dengan kebutuhan masyarakat terkait keagamaan.
“Masyarakat kita adalah masyarakat agamais. Kebutuhan layanan keagamaan sangat penting bagi mereka. Untuk itu, KUA mesti mengoptimalkan layanannya,” pintanya.
Pada kesempatan yang sama, Kakanwil Kemenag Jabar diwakili Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Jabar, Ahmad Patoni juga mempertegas optimalisasi pelayanan keagamaan di KUA.
“Kita memang wajib memberi support perihal layanan keagamaan agar masyarakat tidak jauh dari KUA,” tegasnya.
“Kegiatan ini berupaya menyadarkan kita pentingnya memberi pelayanan keagamaan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama yang memilih Cirebon sebagai pusat kegiatan Bimtek. Kami juga mengucapkan selamat datang kepada peserta di kota lahirnya para wali,” sambung Patoni.
Sementara Kasubbag TU Dit Urais dan Binsyar, Fathur Rozi dalam laporannya menyampaikan, Kegiatan Bimtek Layanan Bidang Urais dan Binsyar dihadiri 160 peserta.
“Kegiatan Bimtek ini mengundang 160 peserta. Sebanyak 105 peserta merupakan delegasi KUA di wilayah Sumbar, Jabar, dan Jatim. Selebihnya, terdiri dari unsur Ditjen Bimas Islam, Kanwil Kemenag provinsi, dan Kemenag kabupaten/kota,” ujarnya.
Wcp/Mr



