Jakarta, Bimas Islam -- Direktorat Penerangan Agama Islam melalui Subdit Penyuluh Agama Islam, Kementerian Agama menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Digital 2 selama tiga hari, Rabu hingga Sabtu, (22-24/6/2023) di Jakarta.
Selama tiga hari, para peserta yang terdiri dari 75 penyuluh terseleksi disuguhkan materi menarik, seperti Peta dan Lanskap Media Keislaman Indonesia, Menjadi Penulis untuk Media Keislaman, Menulis Gaya Story Telling, serta Artificial Intelligence dan Strategi Menembus Media Keislaman.
Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi dalam laporannya mengatakan, para peserta dapat mewarnai media nasional Indonesia dengan karya-karyanya.
"Literasi digital ini diselenggarakan dua angkatan, dan hari ini kita masuk ke angkatan dua. Di angkatan satu, kita mewujudkan satu entitas yang kemudian disebut dengan Komunitas Suluh Agama, yang di dalamnya ada pegiat media sosial. Tingkat keterbacaan dari komunitas suluh ini cukup tinggi," ucapnya, Kamis (22/6).
Zayadi mengatakan, di angkatan kedua ini, proses rekrutmen diikuti 570 penyuluh seluruh Indonesia, dan menghasilkan 75 peserta terbaik pada proses seleksi nasional.
"Di kesempatan kedua ini kita buka kesempatan bagi semua penyuluh agama se-Indonesia untuk bisa mengikuti program ini. Dengan catatan, mereka menyampaikan contoh tulisan kepada tim panitia. Responsnya sangat produktif dan luar biasa, karena kurang lebih dari 570an, kita dapati 75 penyuluh dari hasil seleksi nasional," ujarnya.
Ia berharap, para penyuluh tersebut dapat menyebarkan cara pandang dan sikap beragama yang moderat dan menangkal media-media yang intoleran.
Kegiatan Bimtek Literasi Digital 2 ini dihadiri Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam Kamarudin Amin, dan Kasubdit Penyuluh Agama Islam Amirullah.
Msk/Mr



