Jakarta, Bimas Islam -- Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar), Kementerian Agama, melalui Subdirektorat Kepustakaan Islam menggelar Coaching Clinic Penulisan Naskah Keislaman Moderat Angkatan II bertajuk Moderasi Beragama dalam Perspektif Kebangsaan di Jakarta, Selasa-Jumat (6-9/6/2023).
Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Adib dalam sambutannya menegaskan, naskah-naskah yang dibuat harus memuat nilai-nilai Islam wasathiyah.
“Saya berharap dalam kesempatan ini, naskah yang dibuat harus memuat nilai-nilai Islam wasathiyah, yaitu nilai yang tidak dimaknai secara tekstual berada di tengah-tengah. Tetapi lebih dari itu, wasathiyah yang dimaksud adalah ketegasan kita untuk bersikap adil. Karenanya, kita mendorong para penulis untuk memerhatikan hal ini agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” tegasnya, Selasa (6/6/2023).
Selain itu, Adib juga berpesan agar naskah yang dibuat peserta, mudah dibaca oleh masyarakat.
“Sebisa mungkin teman-teman penulis bisa menyajikan naskah yang mudah dicerna oleh masyarakat. Karena kita ingin membangun minat baca masyarakat agar lebih baik dan terus meningkat,” ucapnya.
Sementara itu, Koordinator Fungsi Kepustakaan Islam, Abdullah Alkholis dalam laporannya menyampaikan, peserta yang hadir telah membawa naskah sesuai dengan tema-tema yang telah ditentukan.
“Yang hadir pada kegiatan ini, memang sudah terbiasa dengan kegiatan penulisan. Mereka sudah memenuhi syarat secara kualifikasi dan kompetensi. Makanya, tema besarnya telah kami bagikan dan para peserta telah membuat naskahnya,” ujarnya.
Kegiatan Coaching Clinic Penulisan Naskah Keislaman Moderat Angkatan II secara resmi dibuka oleh Direktur Urais dan Binsyar, dihadiri Tim Fasilitator dari Gerakan Cerdas Komunikasi Indonesia (GCKI), 40 peserta Coaching Clinic dari berbagai daerah yang terdiri dari unsur Penyuluh Agama Islam PNS dan non-PNS, DPW Rijalul Anshor, Kemenag kabupaten/kota, KUA, komunitas penulis, dan instansi lainnya.
Wcp/Mr



