Bogor, Bimas Islam --- Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Program Pelayanan Nikah dan Rujuk di Bogor, Senin (6/12).
"Kegiatan ini jangan hanya dari atas ke bawah, tapi harus ada masukan-masukan dari penghulu," ujar Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin dalam sambutannya.
Menurut Dirjen, masukan-masukan dari penghulu penting menjadi pertimbangan dalam mengambil kebijakan. Sebab, kata dia, para penghulu adalah pihak yang memahami kebutuhan di masyarakat.
"Ini adalah kesempatan bertemu dengan orang-orang di daerah untuk menggali sebanyak mungkin pengalaman mereka untuk kemudian dijadikan pertimbangan dalam menyusun kebijakan," kata mantan Dirjen Pendis Kemenag ini.
Selain itu, Dirjen mengimbau penghulu untuk meningkatkan kualitas kompetensi dalam melayani masyarakat.
"Tapi di sisi lain, kita harus siap membekali mereka kebutuhan-kebutuhannya. Jangan sampai kita minta mereka meningkatkan kualitas, kita minta mereka berperang tapi kita tidak membekali dengan senjata yang mumpuni," kata Dirjen.
Rakor Penguatan Program Pelayanan Nikah dan Rujuk ini digelar selama tiga hari pada Senin hingga Kamis, 6-8 Desember 2021 di Bogor. Kegiatan ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



