Jakarta, Bimas Islam -- Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Salat Gaib untuk korban gempa bumi Cianjur di Masjid Al-Ikhlas, Gedung Kemenag RI, Jl. MH. Thamrin, Jakarta, Jumat (25/11). Selain mendoakan, Salat Gaib juga merupakan bentuk kepedulian kepada sesama.
"Hari ini kita melaksanakan Salat Gaib sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Kami berdoa agar masyarakat yang gugur dalam musibah tersebut mendapat tempat yang mulia di sisi Allah Swt," ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib saat ditemui usai mengikuti Salat Gaib di Masjid Al-Ikhlas.
Adib mengatakan, musibah gempa bumi ini menjadi pelajaran penting untuk mengukur sejauh mana kepedulian terhadap sesama. Dia mengatakan, Islam mengajarkan umatnya untuk peduli terhadap sesama, terutama saat menghadapi kesulitan akibat dari bencana seperti di Cianjur.
"Bagi kita yang jauh dari lokasi bencana, maka sudah sepantasnya membantu para korban dan mendoakan keselamatan mereka. Bencana ini mengingatkan kita akan kebesaran Allah Swt dan betapa kecilnya kita sebagai makhluk ciptaan-Nya," jelasnya.
Mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini menambahkan, Salat Gaib untuk korban gempa Cianjur juga dilaksanakan di Masjid Istiqlal setelah Salat Jumat. "Tidak hanya di Masjid Al-Ikhlas dan Masjid Istiqlal saja, tetapi kami imbau seluruh umat Islam untuk melaksanakan Salat Gaib," katanya.
Pada Senin, 21 November 2022, Kabupaten Cianjur dilanda gempa dengan magnitudo 5,6. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, gempa yang terjadi mengakibatkan ratusan korban jiwa dan ribuan orang luka-luka. Selain itu, gempa juga dilaporkan mengakibatkan puluhan ribu rumah rusak total.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



