Jakarta, Bimas Islam --- Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama menggelar Pembekalan Teknis dan Penguatan Moderasi Beragama Bagi Calon Imam Masjid untuk Uni Emirat Arab (UEA). Kasubdit Kemasjidan, Ahmad Zamroni berharap para calon imam masjid bisa menyebarkan Islam yang damai.
"Para calon imam masjid ini merupakan wakil dari Indonesia untuk menyampaikan Islam yang damai yaitu Islam yang rahmatan lil alamin, Islam yang wasatiah. Insyaallah, Islam wasatiah bisa diterima di negara-negara Islam lain," kata Zamroni dalam sambutan pembukaannya di Hotel Mercure Cikini, Jakarta, Kamis (2/6).
Untuk menyukseskan tujuan tersebut, Zamroni mengatakan, Kemenag memberikan bekal bagi para calon imam masjid. "Dalam pembekalan ini mereka akan diperkuat tentang Islam wasatiah. Insyaallah para calon imam masjid ini membawa misi persatuan dan kedamaian," katanya.
Dia juga berharap, para calon imam masjid ini menjalankan tugasnya secara maksimal dan profesional, tidak melakukan hal-hal di luar dari kesepakatan. "Tugas utama mereka adalah menjadi imam masjid," katanya.
Hadir pada pembukaan, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Adib, Dubes Indonesia untuk UEA diwakili Pelaksana Fungsi Ekonomi I KBRI Abu Dhabi Ahrul Tsani Fathurrahman.
Hadir pula Pelaksana Fungsi Penerangan dan Sosial-Budaya KBRI Abu Dhabi Marisa Febriana Wardani, Kasubdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik Akmal Salim Ruhana, Kepala Seksi Bina Paham Keagamaan Islam Idrianto Faisal serta 17 calon imam masjid untuk UEA.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



