Jakarta, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin berharap Majelis Dai Kebangsaan yang dikukuhkan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan stabilitas bangsa. Demikian disampaikan Dirjen dalam Halaqah Dai di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (6/9/22).
"Majelis Dai Kebangsaan diharapkan bermitra dan berkontribusi bersama pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang harmoni, rukun, damai, dan tenteram," harap Dirjen.
Pengurus Pusat Majelis Dai Kebangsaan yang terdiri dari unsur Ditjen Bimas Islam Kemenag, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI), dan Ormas Islam ini diharapkan mengoptimalkan peran dalam meningkatkan literasi keagamaan masyarakat.
"Majelis Dai Kebangsaan diharapkan memberikan peran yang signifikan dalam membangun dan merawat kebhinekaan," tambah Guru Besar Ilmu Hadis UIN Alauddin Makassar ini.
Hadir, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, para Staf Khusus Menag, Kepala BNPT, Boy Rafli, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar, Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Syamsul Bahri, dan perwakilan Kanwil Kemenag Provinsi.
Selain mengukuhkan Majelis Dai Kebangsaan, Menag juga meluncurkan aplikasi Ustadzkita yang bisa diakses di Playstore. Acara yang disiarkan melalui kanal Youtube Bimas Islam TV ini mengusung tema Penguatan Moderasi Beragama dalam Dakwah.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Fauji Ridwan Juara MTQ Internasional, Diharap Jadi Inspirasi Generasi Muda
Jakarta, Bimas Islam — Prestasi Muhammad Fauji Ridwan yang meraih juara pertama cabang Tilawah Al-Qur’an Putra pada ajang internasional di Malaysia…



