Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama berharap kegiatan Musabaqah Hafalan Al-Qur'an & Hadits (MHQH) ke-13 menumbuhkan rasa cinta para generasi penerus terhadap Al-Qur'an dan Hadits.
"Kita berharap kegiatan ini berfungsi sebagai instrumen sarana untuk anak-anak kita mencintai Al-Qur'an, memahami Al-Qur'an dan juga mengamalkan Al-Qur'an," kata Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin, Rabu (24/3/2021).
Kamaruddin menambahkan, melalui kegiatan ini juga diharapkan para generasi penerus tidak hanya mencintai, tetapi juga terus termotivasi mengamalkan Al-Qur'an dan Hadits.
"Menjadi motivasi kepada anak-anak Indonesia untuk bisa mencintai, memahami dan mengamalkan Al-Qur'an dan Hadits," ujarnya.
Sebagai informasi, kegiatan MHQH Pangeran Sultan Bin Abdul Aziz Alu Su’ud tingkat nasional 2021 ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan tersebut diikuti 250 Hafiz dan Hafizah dari 34 provinsi di Indonesia.
Adapun cabang yang dilombakan terdiri atas hafalan 30 juz, 20 juz, 15 juz, dan 10 juz untuk putra dan putri. Sedangkan hafalan hadits hanya untuk putra dengan 100 hadits beserta sanad (penyampai hadits) dan 400 tanpa sanad dalam Kitab Umdatul Ahkam.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



