Jakarta, Bimas Islam --- Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama terus mengupayakan pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin berharap, pembangunan KUA yang biasa saja maka akan menghasilkan kuantitas yang biasa. Menurut dia, harus ada langkah luar biasa agar pembangunan KUA bisa signifikan dan sesuai target.
"Saya kira jika kita di Kementerian Agama tidak melakukan langkah yang out of the box, maka hasil pembangunan KUA akan sama saja jumlahnya setiap tahun," kata Kamaruddin saat memberikan sambutan pada acara Temu Konsultasi Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji Melalui Dana SBSN Tahun 2021 di Jakarta, Kamis (25/02/2021).
Kamaruddin mengatakan, dengan kondisi seperti saat ini, maka perlu langkah-langkah yang berani dan jelas, bukan hanya cerita-cerita saja. KUA, kata dia, sebagai lembaga layanan publik milik Pemerintah semestinya memiliki sarana dan prasarana (sarpras) yang memadai.
"Saya sangat berharap sebelum tahun 2022, proposal pembangunan KUA antara 700 sampai 800 gedung bisa terlaksana. Ini harus ditindaklanjuti. Jika madrasah dan sekolah keagamaan milik negara saja bisa, KUA sebagai lembaga layanan publik juga harus bisa," tuturnya.
Kamaruddin menegaskan, selain peningkatan dalam hal sarana dan prasarana gedung KUA, perlu ada peningkatan dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) yang punya komitmen untuk menjadi lebih baik.
"Saya ingin kita semua berkomitmen memberikan yang terbaik, berkomitmen memberikan inovasi. Kita sebagai pejabat pemerintah harus berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Ini menjadi komitmen kita bersama," ujarnya.
Selama periode 2020 lalu, jumlah pembangunan gedung KUA melalui dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebanyak 228 unit. Sementara target tahun 2021 menjadi 135 unit.
(Rendi)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



