Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag), M. Fuad Nasar berharap Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) dan ormas Islam lainnya menjadi mitra Pemerintah dalam memperkokoh persatuan bangsa.
“Peran ormas Islam sangat diperlukan untuk memperkuat ketahanan umat dari isu-isu global seperti ideologi ekstrem, jaringan peredaran narkoba, LGBT, rapuhnya ketahanan keluarga, dan sebagainya,” kata Fuad saat sambutan Muktamar ke-VI bertema Dengan Semangat Islam Rahmatan Lil-Alamin PITI Mengawal Pluralisme untuk NKRI mewakili Dirjen Bimas Islam di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (20/5) malam.
Fuad mengatakan, ormas Islam adalah simpul yang menggambarkan potensi, kekuatan, dan proyeksi masa depan umat Islam dan bangsa Indonesia. Dalam seluruh dinamika dan perkembangan kehidupan bangsa dan negara, ormas Islam selalu berada di garis paling depan.
“PITI diharapkan dapat menjadi semacam shelter, laboratorium dakwah, dan research center. Meski telah ada organisasi dan lembaga dakwah seperti NU, Muhammadiyah, Al-Irsyad, Ittihadul Muballighin, dan banyak lagi yang lain, namun PITI tetap perlu dikembangkan eksitensinya di masa mendatang,” ujarnya.
Fuad pun mengajak kepada seluruh ormas Islam lebih berperan mengembangkan paradigma Islam Wasathiyah kepada masyarakat dalam menyikapi isu-isu terkini yang menjadi perhatian publik.
“Ormas-ormas Islam satu sama lain harus bersinergi membantu tugas dan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama menuju terwujudnya masyarakat Indonesia yang taat beragama dan sejahtera lahir-batin dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



