Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Bimas Islam, M. Fuad Nasar berharap Kementerian Agama (Kemenag) harus menjadi inspirasi lembaga-lembaga keagamaan di Indonesia dalam mengelola arsip.
“Kita memiliki banyak lembaga keagamaan di Indonesia dan seharusnya Kemenag bisa menjadi kiblat dalam mengelola kearsipan,” katanya saat membuka Penyempurnaan Pedoman Kearsipan di Lingkungan Kemenag Tahun 2022 di Jakarta, Rabu (20/04).
Hadir dalam acara perwakilan satker Kemenag terdiri dari Sekretariat Jenderal, Itjen, Ditjen Pendidikan Islam, Ditjen Bimas Islam, Sekretariat BAZNAS, Unit Percetakan Al-Qur’an, Ditjen Bimas Kristen, Ditjen Bimas Budha, Ditjen Bimas Hindu, Ditjen Bimas Katolik, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Balitbang Diklat, BPJPH, PKUB, dan Pusbimdik Konghucu.
Fuad menyakini, harapan tersebut bukan hal yang tidak mungkin, asal Kemenag dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) mau melangkah bersama dan bersinergi. Fuad mengungkapkan, kuncinya terdapat pada sinergi dan komunikasi dalam pengelolaan kearsipan.
“Arsip tidak hanya sekadar membicarakan masa lalu, tetapi pengelolaan arsip yang baik dapat menjadi pemulih institusi pengisi ruang-ruang pikiran pengambil kebijakan,” ujarnya.
Fuad mengakui, saat ini jumlah tenaga kearsipan di Kemenag memang masih belum mencapai rasio ideal. Tetapi, arsiparis yang dimiliki dapat mengedukasi pengelola kearsipan dengan sebaik-baiknya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



