Bogor, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag RI Kamaruddin Amin mengatakan, pesan-pesan agama yang disampaikan oleh penceramah di masjid-masjid Kementerian harus dipastikan yang mengimplementasikan moderasi beragama yang merupakan program prioritas pemerintah.
“Pengurus masjid harus memilih Imam Masjid, yang memiliki paham moderat dan pesan-pesan agama yang disampaikan yang rahmatan lil alamin,” kata Kamaruddin di Bogor, Jumat (26/03).
Kamaruddin memaparkan, Kementerian Agama sudah melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kompetensi Penceramah Agama. Menurutnya sejak disosialisasikan pada 16 September 2020, Bimtek peningkatan penguatan kompetensi penceramah berjalan baik di berbagai provinsi. Prosesnya berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
“Bimtek Penguatan Kompetensi Penceramah Agama telah diikuti 7.559 penceramah di seluruh Indonesia. Di Jakarta ada sekitar 160 penceramah. Dari Bimtek yang dilakukan banyak melahirkan penceramah yang memang secara kualitas keagamaannya juga sudah sangat mumpuni, sosoknya juga terkenal, kapasitas keilmuannya tidak diragukan, semoga bisa menyampaikan pesan-pesan agama di Masjid-Masjid Pemerintah,” ungkapnya.
Temu Konsultasi Pengelolaan Masjid di Kementerian dan Lembaga yang digelar oleh Subdit Kemasjidan Direktorat Urais Binsyar Kemenag RI dilaksanakan selama tiga hari Rabu-Jumat (24-26/3), dan diikuti oleh 60 orang peserta dari perwakilan Pengurus Masjid se-Jabodetabek, Kanwil Kemenag se-jabodetabek, dan pejabat di lingkungan Ditjen Bimas Islam.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



