Depok, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) menyasar kaum millenial dalam menyampaikan berbagai program kerja. Kemenag menilai kaum millenial merupakan entitas penting dalam menyampaikan program Kemenag.
“Mereka ini entitas yang penting untuk menyampaikan pesan-pesan dari Kementerian Agama. Mereka akan menjadi entitas sentral dan berpengaruh sehingga perlu ada medium komunikasi yang efektif dan produktif untuk mereka,” kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam), Kamaruddin Amin dalam Focus Group Discussion Finalisasi Petunjuk Teknis Kepdirjen tentang Siaran Keagamaan Islam Tahun 2021 di Depok, Senin (16/2/2021).
Kamaruddin menambahkan, seperempat penduduk Indonesia saat ini adalah kaum millenial. Karenanya, mereka menjadi penting untuk dijadikan sasaran program.
“Mereka ini generasi Y. Jumlahnya hampir 25-26% penduduk Indonesia dari sensus penduduk terbaru sekitar 68 juta, entitas kedua terbesar setelah generasi Z. Cukup besar di negeri ini. Seperempat penduduk Indonesia adalah kelompok millenial ini,” papar Kamaruddin.
Begitu pula dengan generasi Z lanjut Kamaruddin, yang jumlahnya mencapai 75 juta jiwa. Diharapkan program-program Kemenag dapat menyentuh dua generasi ini sehingga dapat membantu menyampaikan pesan-pesan Kementerian Agama.
“Sekali lagi saya nerharap, agar program ini bermutu, berkualitas, tidak hanya orientasi aktivitas, tidak hanya orientasi kegiatan, tapi berorientasi pada hasil. Hasil yang akan dicapai lewat kegiatan ini terukur, berdampak positif, berdampak signifikan dalam merekrut, menggapai, mencapai, dan menyentuh perlakuan dari anak-anak millenial kita,” tutup Kamaruddin.
(Fadly)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



