Jakarta, Bimas Islam --- Masjid Istiqlal tepat berusia 43 tahun pada Senin (22/2/21). Kementerian Agama memandang, masjid terbesar di Indonesia ini memiliki kontribusi besar dalam membangung bangsa dan umat.
"Saya menyebut Masjid Istiqlal sebagai salah satu ekosistem peradaban Indonesia. Salah satu ikon peradaban. Tentu tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi multi fungsi," kata Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin, di Gedung Kemenag, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (23/2/2021).
Kamaruddin menambahkan, masjid Istiqlal merupakan tempat pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat dan kegiatan positif lainnya.
"Istiqlal cukup responsif terhadap persoalan-persoalan keutaman, dan kemasyarakatan. Istiqlal mengambil beberapa langkah aktivitas kegiatan, program-programnya yang meningkatkan perannya yang tadi itu, bukan hanya ibadah tapi juga pendidikan, pengkaderan ulama, dan macam-macam programnya. Kita apresiasi dan kita dukung," tutur Kamaruddin.
Kamaruddin berharap, Masjid Istiqlal terus berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kemaslahatan umat.
"Istiqlal kelak berfungsi sebagai sentral, pusat pengembangan keagamaan, maupun ilmunya, praktik keagamaannya, pembinaan akhlak dan memberikan fungsi yang baik," pungkas Kamaruddin.
(Fadly)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



