Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama melihat isu-isu keagamaan harus turut serta diramaikan di media sosial. Isu keagamaan yang harus diramaikan di media sosial yaitu isu keagamaan yang moderat bukan sebaliknya.
"Sekarang ini menurut survei yang dilakukan oleh beberapa pihak, bahwa wacana keagamaan di media sosial sekarang ini didominasi oleh kelompok yang tidak moderat," kata Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin, Jumat (12/3/2021).
Penggunaan media sosial beberapa tahun terakhir, lanjut Kamaruddin, sangat efektif dalam menyampaikan sebuah ide atau gagasan. Oleh karena itu, konsep moderasi beragama juga harus massif disampaikan melalui media ini.
"Kelompok moderat yang berwacana keagamaan di media sosial itu tergolong tidak dominan, tapi tidak juga minoritas. Media sosial sekarang ini didominasi oleh kelompok kelompok konservatif, itu fakta," ujar Kamaruddin.
Peran inilah, menurut Kamaruddin, yang harus dinetralisir oleh semua pihak mulai Kementerian Agama, ormas Islam, ulama dan masyarakat yang moderat.
"Kita harus berkolaborasi secara intensif, secara produktif dengan banyak ormas-ormas Islam, dengan tokoh-tokoh masyarakat, dengan para ulama," tutup Kamaruddin.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



