Subang, Bimas Islam -- Kementerian Agama (Kemenag) menjalin kerja sama dengan SMA Plus Astha Hannas Subang beberapa waktu lalu. Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib menjelaskan, kerja sama itu sebagai upaya memasyarakatkan ilmu falak terhadap siswa SMA.
"Kita menjalin kerja sama dengan SMA Astha Hannas sebagai upaya menyosialisasikan lebih luas ilmu falak. Kita tahu bahwa ilmu falak merupakan ilmu penting yang berkaitan erat dengan hampir semua ibadah," ujar Adib ketika dikonfirmasi di Jakarta, Ahad (25/9).
Adib menerangkan, selain menyosialisasikan pentingnya ilmu falak, kerja sama tersebut juga mencakup pemanfaatan laboratorium antariksa di SMA Astha Hannas untuk kepentingan hisab dan rukyat. Menurutnya, fasilitas yang lengkap sangat menunjang peningkatan perkembangan ilmu falak.
"Jadi memang kita terus memperluas titik untuk rukyat penentuan awal bulan kamariah, termasuk untuk melakukan perhitungan (hisab) agar kesesuaian antara hisab dan rukyat semakin terukur. Kita berharap kerja sama ini menjadi awal yang baik dalam upaya penanggalan hijriah Indonesia yang sama," jelasnya.
Mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini juga berharap, kerja sama tersebut bisa terus terjalin sehingga koordinasi dan komunikasi terkait hisab dan rukyat selalu sinkron. "Kita juga harapkan kerja sama ini memupuk persatuan," tandasnya.
Selain menjalin kerja sama dengan SMA Plus Astha Hannas terkait hisab dan rukyat, Adib menambahkan, pihaknya juga menjalin kerja sama pembinaan moderasi beragama. Menurutnya, moderasi beragama penting disosialisasikan secara luas, termasuk kepada siswa sekolah.
"Jadi kita membentuk Kampus Revolusi Mental Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia melalui pembinaan dan penguatan moderasi beragama. Kerja sama dalam bentuk pendidikan, pelatihan, hingga pembinaan terhadap pegawai maupun siswa," katanya.
Hadir pada kesempatan itu, Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah Ismail Fahmi, Kabid Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Jawa Barat Ahmad Patoni, Kepala Kankemenag Subang Agus Sutisna, serta pendiri dan mantan Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Ermaya Suradinata.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



