Jambi, Bimas Islam --- Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Kabid Urais) Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Zeifni Ishaq mengatakan, tingkat toleransi di wilayah Jambi tergolong tinggi. Hal ini membantu Jambi menjadi wilayah yang kondusif.
"Alhamdulillah tingkat toleransi antarumat beragama di wilayah Jambi ini tinggi, bahkan kita nilai sangat tinggi," ujar Ishaq ketika ditemui di ruang kerjanya di Kanwil Kemenag Jambi, Jumat (3/12).
Ia mengatakan, tingginya rasa toleransi di Jambi dibuktikan dengan minimnya angka gesekan antarumat beragama. Hal ini, menurutnya, adalah benteng kokoh untuk menghalau aksi-aksi teror.
"Sejauh ini dan semoga jangan sampai terjadi, tidak ada aksi teror di Jambi. Saat muncul bibit-bibit terorisme, kita langsung cegah, jangan sampai tumbuh subur dan besar," kata Ishaq.
Ishaq mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan Kemenag Jambi adalah mencanangkan Wilayah Sadar Kerukunan tiap tahun. Tahun 2021 ini, ada dua wilayah yang telah dicanangkan sebagai Wilayah Sadar Kerukunan yaitu wilayah Kerinci dan Tanjung Jabung Timur.
"Pencanangan ini bukan hanya simbolis saja, tetapi benar-benar kita nilai dari banyak aspek, mulai dari kemajemukan di wilayah itu, sampai bagaimana tingkat toleransi. Nah, dua wilayah ini yang kita canangkan untuk dijadikan contoh wilayah lain," katanya.
Ia berharap, kerukunan umat beragama di Jambi terus terjaga, sehingga masyarakat tidak perlu resah. "Harapan kita, kerukunan antarumat beragama ini terjaga, dan kalau bisa semakin erat. Kerukunan itu kunci harmonis," kata Ishaq.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



