Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Tarmizi Tohor menjamin transparansi dalam penjualan Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) seri SWR002 sebagai wahana pengelolaan dan penyaluran wakaf uang.
“Nazhir sebagai pengelola dana wakaf akan membuat laporan kepada Badan Wakaf Indonesia (BWI), Kementerian Agama, Kementerian Keuangan, dan wakif (pembeli CWLS),” katanya saat ditemui di Kantor Kemenag Jalan MH. Thamrin No. 6, Jakarta Pusat, Jumat (23/4).
Direktur mengatakan laporan yang dibuat nazhir secara periodik dapat membuat masyarakat yang berinvestasi bisa memonitor dananya sudah menjadi apa. Sehingga, transparansi ini akan membangkitkan kepercayaan dari para wakif atau investor kepada Nazhir.
"Wakaf uang ini kalau dibandingkan dengan Singapura, Thailand, bahkan Malaysia, kita kurang berkembang karena belum ada kepercayaan antara wakif orang yang berwakaf, dengan Nazhir sebagai pengelola," urainya.
CWLS seri SWR002 memiliki tenor 2 tahun dan menawarkan tingkat imbalan tetap sebesar 5,57% per tahun yang akan disalurkan untuk kegiatan sosial. Adapun masa penawaran sejak 9 April hingga 3 Juni 2021, dengan minimal Rp1 juta dan tidak ada nilai maksimal pembelian.
CWLS seri SWR002 bisa didapatkan melalui mitra distribusi seperti PT Bank Syariah Indonesia, PT Bank Muamalat Indonesia, PT Bank CIMB Niaga Syariah, PT Bank Permata Syariah, PT Bank Mega Syariah, dan PT Bank Syariah Bukopin.
Sebelumnya, pemerintah merilis seri SWR001 pada tahun lalu dan berhasil menjaring 1.041 wakif dengan total pemesanan Rp14,91 miliar secara total.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



