Semarang, Bimas Islam --- Kepala Kanwil Kemenag Jateng, Musta'in Ahmad akan menggandeng komunitas remaja masjid dalam rangka mengkampanyekan gerakan moderasi beragama di wilayah mereka. Hal ini sesuai dengan program utama pemerintah melalui Kemenag tentang pemahaman keagamaan yang penuh toleransi dan menaati kesepakatan berbangsa dan bernegara.
Musta’in mengajak para remaja masjid dan generasi muda di Jawa Tengah mempelajari dan mengamalkan ajaran agama Islam yang moderat, yakni berada di tengah-tengah, tidak berada pada ekstrem kanan maupun ekstrem kiri.
“Kita ingin para generasi muda ketika belajar ajaran agama, dalam waktu yang sama mereka belajar nilai-nilai kebangsaan. Karena agama dan kebangsaan harus menjadi satu tarikan nafas bagi bangsa Indonesia, yang memang kuat nasionalisme dan religiusitas agamanya,” ucapnya pada Kamis (25/3).
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar berpendapat generasi muda dapat mengambil peran untuk menjadi duta moderasi beragama. Media sosial yang menjadi favorit bagi kalangan anak muda bisa dimanfaatkan untuk menyebarkan pesan moderasi beragama.
"Kalau selama ini kita hanya menggunakan media konvensional, sekarang sudah harus menyampaikan pesan kepada masyarakat dengan media sosial yang lagi hits terutama di kalangan anak muda," pungkasnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ditjen Bimas Islam Terapkan 4T dan 4D dalam Penyusunan Anggaran 2027
Jakarta, Bimas Islam — Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama menerapkan prinsip 4 Tepat dan 4 D dalam penyusunan Pagu Alokasi…



