Kebumen, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) diharapkan makin kreatif dalam berdakwah saat media sosial tengah berkembang pesat. Pernyataan ini ditegaskan Kasi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Kebumen, Salim Wazdy.
Menurut Salim, dampak positif dari media sosial adalah memudahkan masyarakat dalam berinteraksi, memperluas pergaulan, mudah mengekspresikan diri, penyebaran informasi dapat berlangsung secara cepat, dan biaya lebih murah.
"Maka Penyuluh Agama Islam mesti lebih kreatif dalam berdakwah. Ikuti kemajuan teknologi, sebab jarak dan waktu bukan lagi masalah," kata Salim saat membuka rapat koordinasi Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Kebumen di Aula Kankemenag Kebumen, Rabu (5/1).
Menurut Salim, PAI harus mengimbangi dengan meningkatkan kualitas diri dan lebih akrab lagi dengan media sosial. Penyuluh harus memacu diri agar tidak tertinggal oleh pengguna medsos.
"Penyuluh wajib menguasai media sosial dan harus memanfaatkannya secara positif guna mendukung pelaksanaan tugasnya di tengah masyarakat," tegasnya.
Salim mengapresiasi kegiatan rakor yang digelar bersamaan dengan kajian rutin pekanan Pokjaluh Kebumen. "Kegiatan ini sangat baik dilaksanakan sebagai upaya untuk terus meningkatkan kompetensi dan evaluasi kinerja sebagai penyuluh,” kata Salim.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



