Jakarta, Bimas Islam yang --- Kementerian Agama terus berupaya mengembangkan dakwah di kalangan umat Islam dengan membuka Call for Papers yang bertema utama “Dinamika Muslim Kontemporer”.
Ada lima subtema atau bidang kajian yang akan dieksplorasi untuk Jurnal Bimas Islam Vol. 14 No. 1, Tahun 2021. Pertama gerakan hijrah Indonesia, kedua, masyarakat muslim Indonesia dan respon terhadap Covid-19, ketiga sistem keuangan Islam dan Perencanaan Ekonomi Keluarga, keempat wakaf uang dan pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, dan kelima filantropi Islam sebagai pilar kebangkitan ekonomi Islam.
Editor in Chief, Bimas Islam Journal Ahmad Syamsuddin mengatakan, Jurnal Bimas Islam merupakan pengembangan dari majalah semi ilmiah yang diterbitkan sejak tahun 2006. Pertama kali terbit dalam bentuk cetak pada tahun 2008 sampai tahun 2018, setelah itu menggunakan OJS (Open Journal System).
“Jadi proses editorial dan review oleh para ahli semua melalui OJS. Jurnal Bimas Islam ini satu-satunya jurnal Kementerian non-Litbang yang mendapat peringkat Science and Technology Index (SINTA – S2), dan terakreditasi di Kemenristek Brin,” kata pria yang akrab disapa Syam itu kepada Bimas Islam, Jumat (12/03).
Melalui Call for Paper, lanjutnya, diharapkan para peneliti, akademisi, dan penyuluh Agama Islam dapat mengirimkan laporan atau artikel hasil penelitian untuk di publish. Yang nantinya bisa menjadi referensi peneliti dari berbagai negara dan terindeks di berbagai aplikasi pengindeks yg ada di dunia.
“Artikel yang memenuhi standar akan diterbitkan, dengan proses yang panjang, yaitu naskah akan dinilai oleh jurnal editor, section editor dan di review minimal oleh dua reviewer dengan menggunakan metode double blind, ” katanya.
Setelah itu, lanjutnya, masih ada tahapan copy editor dan baru terbitkan. Ia berharap penulis bisa mengirimkan artikel yang bagus. Untuk info lebih lanjutnya bisa dilihat di https://jurnalbimasislam.kemenag.go.id
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



