Kendari, Bimas Islam -- Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kemenag Zainal Mustamin mengatakan, keutuhan sebuah negara dimulai dari keutuhan keluarga. Menurutnya, pembangunan Indonesia dimulai dari pembangunan keluarga, dan sebelum keluarga diikat dalam ikatan perkawinan, harus diberi bimbingan terlebih dahulu. Demikian disampaikan Zainal dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan (BIMWIN) Mandiri Calon Pengantin (Catin) di KUA Kec. Kambu dan KUA Kec. Wua-Wua, Kendari, Senin (27/2/2023).
Zainal mengingatkan, salah satu ujian terberat Catin adalah saat persiapan menuju hari pernikahan. Ia berharap, hari-hari sebelum pernikahan tidak dirusak dan dikotori. Terkait itu, menurutnya, para Catin perlu dibekali dengan ilmu agama serta pengetahuan kesehatan reproduksi dan stunting.
"Tidak boleh dikotori, dirusak, dan dinodai sebelum memasuki hari H (pernikahan). Karenanya, perlu dibekali dengan ilmu keagamaan termasuk bekal pengetahuan kesehatan terkait stunting ataupun reproduksi," pesannya.
Bagi Zainal, para Catin perlu mengikuti semua tahap sebelum memasuki pernikahan, sebagai pembekalan untuk kehidupan berumah tangga. Ia berpesan agar pernikahan diniatkan sebagai ikatan suci yang dipegang kokoh.
"Jika bekalnya tidak cukup, ibarat orang yang berjalan, nanti di tengah jalan akan mendapatkan masalah. Karena pernikahan itu harus diniatkan sebagai sebuah ikatan suci yang akan dipegang dan selalu kokoh, setia hingga menua," ungkapnya.
"Karena siklus naik dan turun adalah cobaan. Jangan sampai kita menaik dan menurun melampaui batas, kemudian Allah coba kita dengan sesuatu. Jadi kalau senang, jangan terlalu senang. Bahagia secukupnya, sedih sewajarnya, bersyukur sebanyak-banyaknya. Pernikahan harus mencapai puncak tertinggi dari kesetiaan sampai di angka sembilan. Sebagaimana angka sembilan sebagai angka tertinggi," imbuhnya.
Zainal berpesan, niatkan pernikahan untuk meraih keluarga sakinah, mawaddah, warahmah yang penuh berkah.
Kegiatan ini dihadiri Sub. Koordinator Bidang Urais Kanwil Kemenag Sultra, Kepala KUA Kec. Kambu Idris L, dan Kepala KUA Kec. Wua-Wua Wahit Nursalim, serta para Penghulu dan Penyuluh.
Ba/Mr



