Jakarta, Bimas Islam -- Kemenag terus berupaya meningkatkan efektivitas pelayanan, salah satu caranya dengan menggencarkan transformasi digital. Hal itu disampaikan Staf Khusus (Stafsus) Bidang Komunikasi dan Media Kementerian Agama, Wibowo Prasetyo, saat memberi arahan dalam Kegiatan Konsolidasi Teknis Penguatan Transformasi Digital Pada KUA Revitalisasi di Jakarta, Senin (15/5/2023).
Pria yang akrab disapa Gus Bowo itu juga mengingatkan instruksi Menteri Agama untuk mengintegrasikan layanan pada aplikasi Kemenag, agar masyarakat dapat mengakses layanan melalui satu pintu.
"Masyarakat harus semakin dimudahkan dengan pelayanan, masyarakat harus dimudahkan dalam memperoleh kepastian," ucapnya.
Ia mengatakan, pelayanan harus menjadi prioritas. Efektivitas dan efisiensi anggaran juga harus menjadi pertimbangan.
“Kita harus mengubah image menjadi lebih baik, digitalisasi sudah tidak mungkin lagi dihindari. Kita harus masuk ke dalamnya dan terhubung ke dalamnya,” tuturnya.
Ia juga mengatakan, program transformasi digital akan terus berlanjut. “Siapa pun menterinya, akan terus berjalan, karena program ini semata-mata untuk melayani masyarakat dengan lebih baik. Harapannya, tentu saja sempurna dalam melayani umat," pungkasnya.
Sesi ini dipandu Kasubdit Akreditasi dan Audit Lembaga Zakat, Muhibuddin. Mendampingi Stafsus, Sub Koordinator Pengelolaan Infrastruktur Teknologi Informasi Bagian Teknologi dan Sistem Informasi Biro HDI Sekjen Kemenag, Irfan Sembiring. Acara ini diikuti sekitar 68 peserta perwakilan Kantor Wilayah Kemenag seluruh Indonesia.
Fn/Mr



