Jakarta, Bimas Islam -- Ormas Islam, majelis taklim, dan lembaga keagamaan Islam memiliki peran penting dalam membangun infrastruktur sosial masyarakat. Peran Ormas Islam sangat besar dalam upaya menggapai kemerdekaan dan pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Demikian disampaikan Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Ahmad Zayadi di Jakarta, Selasa (31/1/23). Zayadi menegaskan, peran Ormas Islam dan lembaga keagamaan Islam sangat signifikan dalam mendukung program pemerintah.
"Sejak masa perjuangan menggapai kemerdekaan, Ormas Islam memiliki investasi yang sangat besar untuk NKRI. Oleh karena itu, pemerintah terus menjalin hubungan baik dalam upaya membangun bangsa," ungkap Zayadi dalam Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kualitas Manajemen Bantuan Operasional Ormas Islam, Lembaga Keagamaan Islam, dan Majelis Taklim di Jakarta, Selasa (31/1/23).
Pemerintah, sambung Zayadi, melakukan tiga langkah dalam upaya menjalin hubungan baik dengan Ormas Islam. Seperti rekognisi, afirmasi, dan fasilitasi.
"Adanya bantuan operasional merupakan salah satu upaya menguatkan sinergi. Karenanya, Kemenag akan terus melakukan perbaikan kualitas bantuan berupa akuntabilitas dan keterbukaan," sambungnya.
Kasubdit Kemitraan Umat Islam, Ali Sibromalisi menambahkan, pengelolaan bantuan mengedepankan prinsip keamanaan. "Kita terus mengedepankan keamanan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Termasuk di dalamnya aman NKRI," sambungnya.
Hadir dalam FGD ini, Kasubdit Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al-Qur'an dan Al-Hadits, Rijal Ahmad Rangkuty, Kasubdit Penyuluh Agama Islam, Amirullah, dan Analis Kebijakan pada Subdit Kemitraan Umat Islam, Zaini Anton Riyadi dan Ismail Sulaiman.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



