Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas terus berkomitmen meningkatkan kualitas kehidupan beragama masyarakat Indonesia. Hal ini sebagaimana disampaikan Staf Khusus Menteri Agama Bidang Toleransi, Terorisme, Radikalisme dan Hubungan Kelembagaan antar K/L dan Pesantren, Mohammad Nuruzzaman di Jakarta, Selasa (18/1/22).
"Semua program yang dilaksanakan Kemenag harus berorientasi terhadap meningkatnya kualitas kehidupan beragama. Kualitas kehidupan beragama masyarakat harus lebih baik," ungkap pria yang akrab disapa Gus Zaman ini.
Gus Zaman mencontohkan dengan program Revitalisasi KUA. Menurutnya, salah satu program prioritas Menag Yaqut Cholil Qoumas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama masyarakat di tingkat kecamatan.
"Bagian penting dari Revitalisasi KUA dan Moderasi Beragama salah satunya adalah meningkatnya peran Penyuluh Agama Islam, Penghulu, dan Kepala KUA dalam berkomunikasi kepada tokoh agama, ulama, dan lain di tingkat kecamatan dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan beragama," tambahnya.
Di hadapan para pejabat eselon II, III, dan IV Ditjen Bimas Islam ini, Gus Zaman juga menyebutkan sejumlah program di Ditjen Bimas Islam yang bisa dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan beragama.
"Misalnya pemberdayaan zakat dan wakaf sebagai stimulus pengembangan ekonomi umat, kemasjidan sebagai sarana menyampaikan program kebangsaan, Penyuluh Agama Islam sebagai pembimbing masyarakat," katanya mencontohkan.
"Berbagai macam program bimbingan masyarakat inilah yang akan menjadi wajah Kemenag di tengah masyarakat," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



