Jakarta, Bimas Islam --- Kasubdit Bina Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kemenag, Agus Suryo Suripto mendorong KUA tampil terdepan dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Hal ini diungkap Suryo dalam Bimtek Fasilitator Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Calon Pengantin (Catin) Angkatan 3 di Hotel Orchardz Industri, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/22) malam.
"Petugas KUA yang terdiri dari Kepala KUA, Penghulu, dan Penyuluh Agama harus mengubah mindset bahwa KUA Tidak hanya mencatat pernikahan, tetapi juga melakukan pembinaan dan pelayanan keagamaan kepada masyarakat," ungkap Suryo.
Dalam melaksanakan tugas ini, tambah Suryo, petugas KUA didorong bekerja secara profesional dan tidak biasa-biasa saja.
"Jangan bekerja ala kadarnya. Kita digaji negara dengan uang sedemikian banyak. Berikan potensi terbaik dalam menyelesaikan persoalan masyarakat di tingkat kecamatan," sambung Suryo.
Dalam membimbing dan membina masyarakat, Suryo mengingatkan petugas KUA untuk terus meluruskan niat. Katanya, bekerja bukan hanya untuk dunia, tetapi sebagai bentuk ibadah.
"Bersyukurlah menjadi bagian dari Kemenag. Ketika niat bekerja untuk ibadah dan menafkahi anak serta istri, insyaallah langkah kaki kanan mendekatkan kita ke surga dan langkah kaki kiri menjauhkan diri dari neraka," pungkasnya di hadapan 110 peserta Bimtek.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



