Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) kembali melakukan seleksi tahap kedua imam masjid asal Indonesia untuk luar negeri. Seleksi kedua merupakan lanjutan dari seleksi pertama dengan penguji langsung dari Otoritas Uni Emirat Arab (UEA).
"Tahap satu terdiri dari dua angkatan. Jumlah peserta yang lulus 93 orang. Peserta yang berdomisili di luar negeri sebanyak 7 orang. Genap 100 orang ikuti seleksi tahap kedua ini," ungkap Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Juraidi dalam acara Seleksi Calon Imam Masjid Luar Negeri Tahap II di Hotel Golden Boutique, Jakarta, Rabu (3/3/21).
Juraidi menambahkan, penyeleksi pada tahap pertama berasal dari pakar Al-Qur'an di lingkungan Kementerian Agama. Sedangkan pada tahap kedua, para penguji dari Uni Emirat Arab hadir langsung di Indonesia.
"Penguji langsung dari Uni Emirat Arab sebanyak 4 orang. Waktu pelaksaan mulai besok pagi, Kamis 4 Maret 2021. Malam ini technical meeting. Kita jadwalkan sampai hari Jumat," tambahnya.
Adapun sebanyak 93 peserta yang hadir di lokasi seleksi berasal dari Aceh 7 orang, Bali 1 orang, Banten 7, DKI Jakarta 7 orang, Jawa Barat 22 orang, Jawa Tengah 8 orang , Jawa Timur 13 orang, Kalimantan Selatan 2 orang, Kalimantan Utara 1 orang, Kepulauan Riau 1 orang, Lampung 3 orang, Nusa Tenggara Barat 1 orang, Papua Barat 1 orang, Riau 1 orang, Sulawesi Selatan 5 orang, Sumatera Barat 6 orang, Sumatera Utara 1 orang, Yogyakarta 6 orang.
Sedangkan 7 peserta yang berdomisili di luar negeri akan melakukan tes secara virtual. Mereka adalah warga negara Indonesia di Turki 1 orang, Mesir 4 orang, Arab Saudi 1 orang, Malaysia 1 orang.
Seleksi Imam Masjid Luar Negeri Tahap II ini dibuka secara resmi oleh Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin dan dihadiri pejabat eselon III, IV di Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag.
(Pirman)
Foto: Sandi
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



