Bener Meriah, Bimas Islam -- Kementerian Agama (Kemenag) meresmikan Kampung Zakat ke-28 di Kampung Cekal Baru, Kabupaten Meriah, Provinsi Aceh. Peresmian tersebut dikukuhkan dengan penandatanganan Program Sinergi Kampung Zakat oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Tarmizi Tohor.
Tarmizi dalam sambutannya mengatakan, program Kampung Zakat merupakan bentuk nyata dalam upaya pemerataan ekosistem zakat berbasis kolaborasi.
"Program ini dikerjakan bersama-sama lembaga pemerintah, pengelola zakat, dan pihak lainnya. Melalui kolaborasi ini diharapkan dapat memantik lahirnya program-program lain berbasis zakat dalam memajukan perekonomian masyarakat,” ujar Tarmizi.
Tarmizi mengungkapkan, program Kampung Zakat ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menumbuhkan budaya zakat, sehingga berdampak pada pemberdayaan ekonomi yang berujung pada pengentasan kemiskinan.
Ia pun berharap, dengan komitmen yang kuat dari berbagai pihak, program Kampung Zakat dapat memberi dampak positif terhadap pembangunan nasional.
Sejumlah bantuan pun diberikan pada Kampung Cekal Baru, yaitu alat salat sebanyak 200 pack dari Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, sembako sebanyak 26 paket dari Djalaluddin Pane Foundation, paket sembako 100 pcs, 72 mushaf al-Qur’an, 100 pcs rendang qurban, paket alat sekolah dari Panti Yatim Indonesia (PYI), dana pengembangan pengelolaan kopi dari Mizan Amanah, dan 250 paket kornet dari Rumah Zakat.
Diketahui, Kampung Zakat merupakan program kolaborasi antara Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama dengan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dan berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ). Kampung Zakat digulirkan pada tahun 2018 sebagai upaya mengentaskan kemiskinan dan mengangkat ekonomi umat di berbagai daerah di Indonesia, termasuk daerah 3T melalui pendayagunaan zakat.
Program Kampung Zakat di Bener Meriah melibatkan Kemenag dan Pemerintah Daerah setempat, Baitul Mal Provinsi Aceh dan Kabupaten Bener Meriah, LAZ PYI, Rumah Zakat, LAZ Al-Azhar, DT Peduli, Sahabat Yatim, Griya Yatim Duafa, Dewan Dakwah Islam Indonesia, Djalaluddin Pane, LAZ Baitulmaal Muamalat, Bakrie Amanah, dan Dompet Dhuafa, Badan Wakaf Indonesia (BWI), sejumlah Ormas Islam dan Tokoh Agama.
Mr



