Jakarta, Bimas Islam --- Layanan di Kantor Urusan Agama (KUA) terus meningkat seiring dengan program revitalisasi KUA yang dicanangkan Kementerian Agama (Kemenag). Agar semakin dirasakan, Kemenag meminta KUA aktif melakukan sosialisasi program ke tengah masyarakat.
“Ketika ada program atau layanan, kita meminta KUA untuk mempromosikan layanan tersebut. Sebab kalau tidak, masyarakat tidak akan tahu. Kalau masyarakat tidak tahu, maka tidak ada yang dilayani. Kalau tidak ada yang dilayani, maka layanan itu tidak berkembang,” kata Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag, Muhammad Adib di Jakarta, Kamis (9/12).
Pria yang akrab disapa Gus Adib ini menegaskan, apabila masyarakat tidak tahu layanan-layanan di KUA, maka kemungkinan besar KUA akan kembali dianggap sebagai kantor urusan asmara. “Jadi hal penting di KUA selain menyediakan layanan itu adalah mempromosikan layanan agar diketahui oleh masyarakat,” tuturnya.
“Ketika masyarakat tahu layanan-layanan di KUA, maka akhirnya kita bisa menilai sejauh mana layanan ini sudah tersedia, sejauh mana layanan ini sudah memenuhi kebutuhan. Kita bisa menilai apa kekurangannya, di mana yang harus diperbaiki, apa yang harus dipertahankan, apa yang harus ditinggalkan,” tambahnya.
Ia mengatakan, penilaian itu hanya terjadi apabila masyarakat tahu bahwa di KUA ada layanan yang mereka butuhkan. Sebab, nantinya masyarakat sendiri yang akan memberikan feedback terhadap layanan yang tersedia di KUA.
“Bagaimana kamu bisa menilai sebuah benda kalau kamu sendiri belum pernah menggunakan benda itu? Begitu pun layanan, bagaimana masyarakat bisa memberikan feedback kalau mereka tidak pernah menerima atau merasakan layanannya,” katanya.
Gus Adib menegaskan, pegawai di KUA harus mengubah perspektif dalam memberikan layanan, tidak lagi berpikir bahwa cukup menyediakan layanan tanpa menyosialisasikannya. “No. Sekarang KUA menyediakan layanan dan bagaimana caranya masyarakat agar tahu layanan itu. Perspektifnya harus itu,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



