Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag), Tarmizi Tohor meminta Lembaga Amil Zakat (LAZ) memperbanyak program orang tua asuh. Pasalnya, Covid-19 membuat anak-anak berpotensi kehilangan orang-orang terdekat mereka yang meninggal, termasuk kedua orang tuanya.
“Urgensi saat ini perlu adanya program orang tua asuh. Khususnya kepada anak-anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19," katanya di Jakarta, saat dihubungi lewat sambungan telepon, Jumat (13/08).
Direktur mengatakan, berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 per 20 Juli 2021 diketahui ada 11.045 anak menjadi yatim piatu, yatim atau piatu. Direktur ingin, anak-anak yatim piatu tersebut mendapatkan bantuan dan perlindungan. Tidak bisa dibiarkan hidup sebatang kara di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum reda seperti sekarang ini.
“Melalui program orang tua asuh, masa depan anak-anak bisa tetap dijaga. Khususnya soal jaminan untuk mendapatkan layanan pendidikan,” ujarnya.
Selain itu, Direktur berharap kepada seluruh LAZ untuk cermat dalam menggunakan data. Khususnya data masyarakat miskin atau yang terdampak pandemi Covid-19. Sehingga penyaluran bantuan bisa tepat sasaran.
“LAZ bisa menggunakan data yang ada di Kemensos dan bisa langsung ke lapangan menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk menggali data masyarakat terdampak pandemi,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



