Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) meminta seluruh lembaga zakat untuk melaporkan pengelolaan zakat berkelanjutan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
“Salah satu cara agar masyarakat mengetahui transparansi lembaga zakat dan meningkatkan kepercayaan adalah melalui laporan keberlanjutan,” kata Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor saat dihubungi via pesan whatsapp Jumat (26/02).
Direktur menilai rendahnya penerimaan dana zakat dari potensi yang ada, salah satunya disebabkan oleh rendahnya kepercayaan muzaki terhadap lembaga pengelola zakat.
“Saat ini banyak muzaki yang bederma langsung kepada mustahik tanpa melalui lembaga zakat. Hal seperti itu harus segera disudahi,” ujarnya.
Tarmizi mengatakan hubungan antara transparansi lembaga zakat dan kepercayaan terhadap muzaki saling terkait. Semakin transparan lembaga zakat, maka muzaki akan semakin percaya untuk menyalurkan dana zakatnya melalui lembaga zakat.
“Kepercayaan muzaki membuatnya berkomitmen untuk terus membayar zakat pada lembaga zakat. Bahkan berkomitmen merekomendasikan kepada teman dan keluarganya,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



