Jakarta, Bimas Islam -- Indonesia merupakan negara bangsa yang sangat beragam. Indonesia merupakan salah satu negara yang paling beragam dalam hal agama, suku, budaya, ras, dan bahasa. Selain beragam, Indonesia juga dikenal sebagai negara yang sangat religius.
Demikian disampaikan Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin dalam Dialog Indonesia Bicara di Jakarta yang ditayangkan di TVRI, Selasa (29/11/22) malam. Kamaruddin menyatakan, dibutuhkan instrumen efektif dan berdaya guna mengatur keberagaman dan religiositas bangsa Indonesia.
"Kita membutuhkan instrumen efektif untuk mengatur keberagaman. Moderasi Beragama merupakan salah satu instrumen yang sangat potensial dan powerfull untuk mengatur keberagaman kita," ungkap Kamaruddin.
Atas alasan tersebut, sambung Kamaruddin, Moderasi Beragama tidak hanya menjadi program Kemenag. Moderasi Beragama juga masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di bawah pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.
"Kemenag menjadi leading sector dan terus berkolaborasi dengan Ormas Islam, lembaga keagamaan, lembaga pendidikan, dan seluruh komponen bangsa," sambungnya.
Hadir, Sekretaris Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), Imam Pituduh dan Ulama Nahdlatul Ulama (NU), Gus Muwafiq. Dialog berdurasi 60 menit ini membedah tema Implementasi Moderasi Beragama.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



