Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin menyatakan, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam merupakan mitra strategis pemerintah. Karenanya, kedua pihak hendaknya senantiasa berkomunikasi dan berkolaborasi.
"Hari ini kita berkumpul untuk bersilaturahim. Sebagaimana kita ketahui, Bapak Yaqut Cholil Qoumas baru saja mendapatkan amanah sebagai Menteri Agama dari Presiden Joko Widodo. Pertemuan kita meneguhkan komitmen bahwa Ormas Islam adalah mitra kolaborasi strategis pemerintah," ungkap Kamaruddin dalam Dialog Menteri Agama dengan Pimpinan Ormas Islam di Rumah Dinas Menteri Agama, Jalan Widya Chandra III Nomor 9, Jakarta Selatan, Sabtu (27/2/21).
Kementerian Agama menyampaikan apresiasi atas kiprah Ormas Islam dalam membangun Indonesia. Ormas Islam yang diundang pada dialog pertama ini merupakan Ormas Islam besar yang telah berkontribusi di berbagai bidang kehidupan.
"Kontribusi Ormas Islam di Indonesia luar biasa. Ormas Islam yang merupakan kumpulan masyarakat sipil (civil society) sangat berkontribusi dalam kehidupan bernegara baik dalam bidang agama, pendidikan, sosial, politik, dan budaya. Menteri Agama mengajak kita berkumpul untuk memberikan masukan dan saran dari kita semuanya," ungkap Kamaruddin saat membuka acara.
Hadir dalam acara ini para pimpinan ormas Islam dari Nahdlatul Ulama, Muhammadiyyah, Jamiyatul Khaer, Al-Wasliyah, Persatuan Islam (Persis), Persatuan Ummat Islam (PUI), Mathla'ul Anwar, Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI), Rabithah Alawiyah, Sarekat Islam (SI), Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Al-Ittihadiyah, Al-Irsyad Al-Islamiyah, dan Lembaga Persaudaraan Ormas Islam (LPOI).
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



