Jakarta, Bimas Islam-- Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Penyuluh Agama Islam (PAI) Award sebagai bentuk apresiasi kepada PAI yang berprestasi dalam kerja-kerja kepenyuluhan. Kasubdit PAI, Amirullah menegaskan, PAI Award adalah ajang untuk saling menyamakan gelombang perjuangan para penyuluh agama se-Indonesia.
"(PAI Award) Ini jadi ajang silaturahim, saling tukar informasi, dan sharing, agar kita sama-sama bergerak pada ritme dan gelombang perjuangan yang sama," ujar Amir dalam pembukaan PAI Award di Jakarta, Senin (19/8/2024).
Amir mengatakan, PAI Award harus dimaknai sebagai medium saling bertukar informasi terkait proses kepenyuluhan di masyarakat. "Jika terjadi pertukaran informasi tentang apa yang berkembang penyuluh-penyuluh agama di Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan semuanya. Ternyata penyuluh Jawa Timur kayak gini, ternyata penyuluh Jawa Tengah kayak gini, penyuluh Maluku kayak gini. Jadi, ini ajang silaturahim, ajang saling tukar informasi dan sharing," ucap Amir.
Amir menyatakan, PAI Award bukan sebagai ajang kompetisi adu kepintaran, namun adu kebermanfaatan penyuluh. Menurut Amir, penyuluh yang lolos PAI Award tingkat nasional adalah penyuluh yang kreatif dan inovatif dalam memberi manfaat di masyarakat.
"Award ini bukan tentang adu kepintaran, tapi adu manfaat seberapa manfaat kita di masyarakat," pungkas Amir.
Fn/Mr



