Blora, Bimas Islam --- Kasubdit Bina Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kemenag, Agus Suryo Suripto memaparkan tiga langkah Kemenag dalam menurunkan angka stunting. Hal ini disampaikan Suryo saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Program Bangga Kencana bersama Mitra Kerja di Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Blora, Sabtu (14/5/22).
"Pertama, Kemenag Bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyosialisasikan aturan pendaftaran menikah 90 hari sebelum akad nikah," ungkap Suryo.
"Kebijakan ini merupakan salah satu upaya intervensi pendampingan yang dilakukan BKKBN, Dinas Kesehatan, dan Penyuluh Agama Islam untuk memberikan edukasi kepada calon pengantin," tambahnya.
Langkah kedua, Kemenag melalui Subdit Keluarga Sakinah Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah melaksanakan sejumlah bimbingan. Bimbingan diberikan kepada remaja usia sekolah, remaja usia nikah, dan calon pengantin.
"Bimbingan terhadap remaja usia sekolah dan usia nikah merupakan upaya Kemenag dalam membangun self awarness bahwa usia muda perlu dioptimalkan potensinya sehingga tidak terburu-buru menikah," terang mantan Kakankemenag Banjarnegara ini.
"Sedangkan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Calon Pengantin (Catin) berisi edukasi terkait psikologi keluarga, manajeman konflik, keuangan keluarga, dan kesehatan reproduksi," tambahnya.
Setelah menikah, pasangan pengantin juga masih bisa mendapatkan bimbingan keluarga sakinah melalui KUA. "Langkah ketiga, bagi yang sudah menikah ada bimbingan relasi harmonis. Silakan datang ke KUA untuk mengakses bimbingan dengan narasumber terbimbing yang sudah kita siapkan," pungkasnya.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo dan Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto. Acara dihadiri Bupati Blora, Arif Rohman dan Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



