Jayapura, Bimas Islam --- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf (Penaiszawa) menggelar peningkatan literasi zakat dan wakaf bagi para Penyuluh Agama Islam (PAI) non PNS di Kota Jayapura.
Kepala Bidang (Kabid) Penaiszawa Kanwil Kemenag Papua, Ani Matdoan mengatakan, peningkatan literasi zakat dan wakaf dilakukan dengan brainstorming kepada 10 PAI untuk memperbarui keilmuan dalam mencari muzaki dan wakif baru.
“Zakat dan wakaf adalah kedua aspek yang perlu digali dan dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima, Kamis (07/10).
Ani berharap para penyuluh memiliki tugas untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi umat agar dapat meningkatkan komitmennya dalam melaksanakan zakat dan wakaf.
“Diharapkan penghimpunan zakat dan wakaf di Papua akan semakin baik,” ujarnya.
Ani mengatakan, saat ini kesadaran zakat dan wakaf masyarakat di Papua masih rendah. Untuk zakat hanya sebatas keperluan menjelang Idulfitri, belum untuk program pengentasan kemiskinan. Sedangkan wakaf perlu menyosialisasikan pentingnya wakaf produktif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Potensi zakat di Papua cukup besar namun kesadaran masyarakat untuk berzakat masih sebatas menunaikan zakat fitrah, dan tentang wakaf masih perlu edukasi agar tidak sebatas masjid, pemakaman, dan sekolahan. Bisa juga untuk lahan produktif,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



