Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam (Dirpenais) Kementerian Agama, Syamsul Bahri dijadwalkan bertolak menuju Sofifi, Maluku Utara, Rabu (13/10/21) dini hari. Kehadiran Dirpenais bersama rombongan bertujuan memastikan pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes) di arena Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Nasional ke-26 pada 14-23 Oktober 2021 mendatang.
"Saya akan meninjau persiapan teknis lokasi, meninjau secara langsung standar protokol kesehatan di venue STQH Nasional ke-26," ungkap Syamsul di Jakarta, Selasa (12/10/21).
Terkait komitmen pelaksanaan prokes ini, Syamsul beserta jajarannya telah mempersiapkan serangkaian mekanisme kedatangan peserta dan selama perlombaan. Seluruh pihak yang terlibat dalam STQH, tambah Syamsul, wajib melakukan tes PCR dengan hasil negatif dan vaksin minimal dosis pertama.
"Prokes kita jaga betul sejak sebelum berangkat, di lokasi, dan setelah pulang dari STQH," tambahnya.
Syamsul menambahkan, panitia pusat yang terus berkoordinasi dengan panitia daerah juga telah menyiapkan buku panduan khusus terkait prokes di tiap venue, asrama peserta, dan untuk semua pihak yang terlibat dalam STQH.
"Sudah diatur dengan ketat untuk peserta, panitia, panitera, dewan hakim, penonton, semua pejabat yang hadir. Ini ikhtiar bersama agar tidak ada klaster baru," tegasnya.
Terkait tracking, Syamsul beserta jajarannya menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Selain itu, Pemprov Maluku Utara juga telah menyiagakan Satgas Covid-19, ruang kesehatan, dan ruang isolasi sebagai antisipasi.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



