Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan Musabaqah Hafalan Qur'an dan Hadits (MHQH) yang resmi dibuka pada Senin (22/3/2021) malam.
"Kita mengucapkan rasa syukur diberikan rahmat, kesempatan dan kekuatan untuk merajut silaturahim dan menjalin persahabatan dalam wujud kegiatan keagamaan seperti kegiatan Musabaqah ini," kata Kamaruddin dalam sambutan pembukaan MHQH, di Hotel Millenium, Jakarta Pusat.
Kamaruddin menambahkan, salah satu tujuan diselenggarakannya kegiatan MHQH ini adalah untuk menumbuh kembangkan pendidikan Al-Qur'an dan Hadits kepada generasi muda.
"Perhelatan Musabaqah Kalamil Al-Qur'an dan Hadits yang digelar setiap tahun ini adalah sebagai upaya kita bersama untuk mendorong dan menggairahkan pendidikan Al-Qur'an dan Hadits," ujar Kamaruddin.
Dengan demikian lanjut Kamaruddin, Kementerian Agama berharap melalui kegiatan ini lahir para hafiz Al-Qur'an dan Hadits yang akan membawa kebaikan dan keberkahan bagi bangsa.
"Sehingga kita bisa melahirkan penghafal Al-Qur'an dan Hadits yang lebih banyak dimasa-masa yang akan datang," pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan MHQH Pangeran Sultan Bin Abdul Aziz Alu Su’ud tingkat nasional 2021 ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Dengan diikuti 250 Hafiz dan Hafizah dari 34 provinsi di Indonesia.
Cabang yang dilombakan terdiri atas hafalan 30 juz, 20 juz, 15 juz, dan 10 juz untuk putra dan putri. Sedangkan hafalan hadits hanya untuk putra dengan menghafal Kitab Hadits Umdatul Ahkam.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



