Jakarta, Bimas Islam — Dirjen Bimas Islam, Kemenag, Kamaruddin Amin mengungkapkan, kemitraan antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci utama dalam mewujudkan kehidupan beragama yang berkualitas. Ia menekankan pentingnya sinergi antara negara dan masyarakat untuk membangun relasi yang baik dan menjaga kerukunan beragama.
"Kemitraan pemerintah dan masyarakat sangat fundamental dan menjadi role modeldunia. Kita berhasil membangun sebuah relasi yang sangat baik antara negara dengan agama," ujar Kamaruddin dalam acara Dialog Nasional Keagamaan dan Kebangsaan bertema "Pengarusutamaan Moderasi Beragama" di Jakarta, Kamis (29/8/2024).
Kamaruddin menekankan, konflik keagamaan tidak bisa diselesaikan hanya dengan satu pendekatan. Dibutuhkan pendekatan yang komprehensif dan inklusif untuk menangani sejumlah tantangan dalam masyarakat yang majemuk.
"Kita memainkan seluruh instrumen untuk membangun agama dan meningkatkan kualitas hidup beragama di Indonesia," tambahnya.
Menurutnya, pendekatan yang perlu dilakukan adalah peningkatan kualitas pendidikan agama, pembinaan masyarakat, hingga kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat. Dengan cara ini, semua lapisan masyarakat diharapkan dapat merasakan kehadiran dan manfaat dari agama.
Menurut Kamaruddin, kehidupan beragama yang berkualitas dapat diukur dari tingkat kerukunan dan kedamaian masyarakatnya. Kebahagiaan, kesejahteraan, dan kedamaian menjadi indikator bahwa masyarakat dapat menjalankan agama dengan baik dan berkontribusi sebagai khalifah di bumi. "Agama berkualitas apabila masyarakat dapat hidup bahagia, sejahtera, dan damai dalam negara yang tawazun (berkeadilan). Hal tersebut menjadi tujuan utama pemerintah," jelasnya.
Kamaruddin juga menyoroti peran penting masyarakat sipil dalam membangun kehidupan beragama yang berkualitas. Ia mengakui bahwa pemerintah tidak bisa melakukannya sendiri, sehingga kolaborasi dengan masyarakat sipil menjadi sangat penting. "Pemerintah tidak bisa melakukannya sendiri maka harus kolaborasi dengan masyarakat sipil, sehingga dapat berjalan dengan produktif," ungkapnya.
Terakhir, Kamaruddin mengajak semua pihak untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama di Indonesia. Menurutnya, kehidupan beragama yang berkualitas adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, sehingga kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat harus terus ditingkatkan.
Fn/Mr



