Palembang, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Moh. Agus Salim menyebut Indonesia bisa menjadi model negara muslim yang menjunjung tinggi perdamaian. Hal itu diungkapkannya saat memberikan sambutan pada acara “Bina Moderasi Beragama bagi Generasi Islam Milenial” pada Rabu (9 /6), di Palembang, Sumatera Selatan.
“Bahkan ke level dunia, Indonesia dapat menjadi salah satu model negara muslim yang mampu menjembatani tuntutan modernitas global dengan mengedepankan perdamaian dan kerja sama sesama negara bangsa dunia,” ujar Agus.
Agus menjelaskan, hal itu dapat terwujud salah satunya peran dan andil generasi anak muda dalam memperkuat wawasan kebangsaan dan moderasi beragama yang sudah lama digaungkan oleh Kementerian Agama.
“Melalui kegiatan ini tentunya dapat membangun semangat kebersamaan intelektual dalam menggaungkan moderasi beragama, khususnya bagi generasi milenial. Serta mewujudkan Islam yang rahmatan lil alamin untuk masa depan masyarakat dan bangsa Indoneia,” paparnya.
Dalam konteks Indonesia sebagai negara mayoritas muslim terbesar di dunia, menurut Agus kehidupan yang religius menjadi spirit ideologi negara, yang terbukti cukup mampu menemukan keseimbangan dan harmoni dalam kemajemukan ras, suku, agama, bahasa, dan lainnya. “Semangat dan praktik inilah yang perlu diupayakan dan ditumbuhkembangkan sejak dini bagi kalangan generasi anak muda,” katanya.
Di depan 70 peserta organisasi kepemudaan dan penyuluh agama itu, Agus berharap dapat melahirkan ide-ide dan gagasan strategis serta komprehensif terkait konsepsi, implementasi, dan sosialisasi penanganan paham keagamaan baik di daerah yang penduduknya mayoritas beragama Islam maupun sebaliknya.
70 peserta penyuluh agama dan organisasi kepemudaan itu terdiri dari unsur Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU), Ikatan Pelajar NU (IPNU), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Gerakan Pemuda Ansor, dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), dengan melakuan test antigen terlebih dahulu dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



