Tangerang, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kementerian Agama Moh Agus Salim mengatakan, masjid sebagai sentra ibadah memiliki multi fungsi, salah satunya bisa menjadi basis pertahanan ekonomi umat Islam di Indonesia.
“Kementerian Agama terus berupaya mengoptimalkan agar kesadaran dari pengelola masjid untuk secara bersama-sama meningkatkan fungsi masjid, apalagi di saat bulan suci Ramadan, masjid bisa menjadi pusat pendidikan, keamanaan, bahkan menjadi pusat pertahanan ekonomi umat,” ujar Agus saat memberikan sambutan pada acara Talkshow “Sedekah Sampah untuk Memuliakan Bumi”, di Tangerang, Sabtu (17/4) secara daring.
Menurut Agus, sejak zaman Rasulullah SAW masyarakat di sekitar masjid memanfaatkan fungsi masjid sebagai sistem ekonomi berbasis masjid, sehingga pandangan masyarakat tidak hanya menganggap masjid hanya sebagai tempat ibadah mahdhoh saja.
“Kementerian Agama melalui Situs Informasi Masjid (Simas) per hari Sabtu 17 April 2021, tercatat ada 741.991 masjid dan musala yang ada di Indonesia, dan ini akan terus bertambah. Jika seluruh pengurus masjidnya dapat memanfaatkan fungsi masjid dengan optimal, maka akan berkembang juga ekonomi masjid dan masyarakat disekitarnya,” paparnya.
Dengan jumlah masjid yang jumlahnya sangat banyak tadi, kata Agus, Kemenag akan mendukung program yang digagas oleh Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut (TKN PSL) terkait pengelolaan sampah, melalui pendekatan keagamaan dari masjid.
“Kami dari Kemenag melalui Direktorat Urais Binsyar akan mendukung Gerakan Nasional Sedekah Sampah Indonesia (Gradasi) Berbasis Masjid, bahwa sedekah tidak melulu berbentuk uang tetapi bisa juga dengan sedekah sampah, dan ini salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi yang bisa dilakukan oleh semua masyarakat,” katanya.
Sebagai informasi TKN PSL dibentuk dari Peraturan Presiden No. 83/2018 tentang Penanganan Sampah Laut, sebagai komitmen pemerintah Indonesia untuk mengatasi permasalahan sampah plastik di laut.
Acara talkshow yang digelar secara daring bertajuk “Sedekah Sampah untuk Memuliakan Bumi” ini, selain Direktur Urais Binsyar, hadir juga Direktur Pengelolaan Sampah KLHK Novrizal Tahar, Ketua Dewan Pertimbangan Pengendalian Perubahan Iklim sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan Adipura Sarwono Kusumaatmadja.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



