Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kementerian Agama (Kemenag) Adib mengatakan, perpustakaan memiliki peran yang signifikan dalam perkembangan peradaban Islam dari masa ke masa.
“Banyak ilmuwan-ilmuwan Muslim yang lahir dari perpustakaan. Ketika zaman Dinasti Abbasiyah, umat Islam memiliki perpustakaan yang terkenal yaitu Baitul Hikmah. Dari perpustakaan terbesar pada zaman itulah banyak lahir karya ulama, intelektual, hingga cendekiawan,” kata Adib pada Inside Ramadan Spesial Bimas Islam yang tayang di JakTV, Senin (4/4).
Dalam acara yang mengusung tema 'Momentum Menghidupkan Perpustakaan' ini, Adib mengatakan, Baitul Hikmah tidak hanya memuat literatur-literatur keislaman, tetapi banyak pula karya-karya sebelum masa Islam, terutama yang berkaitan dengan ilmu filsafat, yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab.
“Dari kegiatan penerjemahan yang dilakukan oleh penguasa Muslim saat itu, banyak intelektual Muslim lahir, bahkan bukan hanya tentang keislaman saja, tetapi dalam berbagai ilmu pengetahuan secara umum,” katanya.
Menurut Adib, fakta sejarah itulah yang kemudian menjadi salah satu landasan Kemenag untuk merevitalisasi peran masjid, tidak hanya sebatas tempat ibadah, tetapi menjadi pusat peradaban Islam melalui penguatan kapasitas perpustakaan masjid.
“Banyak hal yang bisa dilakukan dari dalam masjid, seperti pengajian, berbagi ilmu pengetahuan secara umum, melakukan diskusi seputar persoalan keumatan, termasuk persoalan-persoalan kemasyarakatan bisa diselesaikan. Tentu saja jika ini terjadi akan sangat indah,” tuturnya.
Mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini menambahkan, Rasulullah Saw sebagai Nabi yang membawa syariat Islam sering menjadikan masjid sebagai tempat diskusi dengan sahabatnya untuk membahas solusi keumatan dan kemasyarakatan.
“Kita berharap masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi menjadi pusat peradaban bagi umat Islam. Ingat, masjid dalam sejarahnya bisa melahirkan perguruan tinggi dan universitas di dunia Islam, salah satunya Universitas Al-Azhar di Mesir,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



